Berkat Pendampingan Dosen UNIKAMA, UD Sumber Urip Bertransformasi Menjadi PT Yudha Esa Putra

PASURUAN – Program Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD) yang dilaksanakan oleh tim dosen Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) membawa perkembangan positif bagi industri mebel di Kota Pasuruan. Melalui pendampingan teknologi produksi, manajemen usaha, dan penguatan kelembagaan, UD Sumber Urip, usaha mebel milik Raswanto yang berlokasi di Kelurahan Randusari, Kota Pasuruan, bertransformasi menjadi PT Yudha Esa Putra.

Program pengabdian kepada masyarakat ini diketuai oleh *Dr. Rosita Dwi Ferdiani, S.T., M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Matematika, bersama dua anggota tim, yakni Dr. Sri Wilujeng, M.M., dosen Program Studi Manajemen, dan Wahyudi Harianto, S.Kom., M.Si., dosen Program Studi Teknik Informatika. Kolaborasi lintas disiplin ilmu tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam mendampingi pengembangan usaha mebel, baik dari aspek produksi, pengelolaan bisnis, maupun pemanfaatan teknologi digital.

UD Sumber Urip merupakan salah satu usaha mebel lokal yang memproduksi berbagai furnitur berbahan dasar kayu, terutama kayu jati. Sebelum mendapatkan pendampingan, usaha milik Raswanto menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan teknologi produksi, efisiensi pengerjaan, pengelolaan keuangan, serta persaingan pasar yang semakin ketat.

Melalui program PM-UPUD, tim dosen UNIKAMA memberikan pendampingan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah penerapan teknologi produksi berupa mesin band saw dan mortiser machine berbasis Internet of Things (IoT). Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan ketepatan pengerjaan, mempercepat proses produksi, dan mengurangi kesalahan pemotongan maupun penyambungan komponen mebel.

Selain penerapan teknologi, tim pengabdian juga melaksanakan pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan mesin, pembukuan digital, penyusunan katalog produk, serta pengembangan pemasaran digital. Pendampingan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan tenaga kerja sekaligus membangun sistem pengelolaan usaha yang lebih profesional.

Hasil evaluasi program tahun 2026 menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Sekitar 90 persen operator telah mampu mengoperasikan peralatan secara mandiri. Kesalahan pemotongan dilaporkan menurun sekitar 70 persen, sementara efisiensi waktu produksi meningkat sedikitnya 20 persen. Kapasitas produksi juga meningkat dari kisaran 60–70 persen menjadi 80–85 persen.

Dari sisi ekonomi, omzet usaha yang sebelumnya berkisar Rp30–35 juta per bulan dilaporkan mengalami peningkatan sekitar 15–20 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna yang disertai penguatan manajemen usaha dapat mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing industri mebel lokal.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, pendampingan tim dosen UNIKAMA juga mendukung penguatan kelembagaan usaha. Salah satu perkembangan penting adalah transformasi UD Sumber Urip menjadi PT Yudha Esa Putra. Perubahan bentuk badan usaha ini menjadi langkah strategis bagi Raswanto dalam mengembangkan bisnis mebel dengan sistem pengelolaan yang lebih terstruktur dan profesional.

Dengan bentuk badan usaha Perseroan Terbatas, PT Yudha Esa Putra diharapkan memiliki peluang lebih luas untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, memperkuat kepercayaan mitra bisnis, serta memperluas jaringan pemasaran produk mebel.

Transformasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun keberlanjutan usaha. Peningkatan kapasitas produksi perlu diimbangi dengan penguatan manajemen, legalitas, inovasi produk, dan strategi pemasaran agar usaha mampu berkembang di tengah persaingan industri furnitur.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha, program PM-UPUD diharapkan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan, tidak hanya bagi PT Yudha Esa Putra, tetapi juga bagi penguatan industri mebel di Kota Pasuruan.

Keberhasilan pendampingan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara akademisi dan dunia usaha dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi dan kebutuhan masyarakat. Program PM-UPUD sekaligus menjadi salah satu wujud kontribusi UNIKAMA dalam mendukung pengembangan produk unggulan daerah serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top